Visasia Entrepreneur Community

Mari Membangun Komunitas Entrepreneur yang akan mewujudkan Visi untuk mengusung MERAH PUTIH berkibar ke seluruh Penjuru Dunia.

Visasia Entrepreneur Community

Jadikan komunitas ini sebagai sarana mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih besar

Raih Kebebasan Finansial Anda

VISASIA adalah sebuah karya anak bangsa yang akan mewujudkan Keuangan yang adil dan merata khususnya bagi masyarakat Indonesia dan tercipta kebebasan finansial.

Sarana Untuk Hadapi Era Globalisasi

Bangun Team Work Anda bersama Visasia Entrepreneur Community (VISEC) dalam mewujudkan Group Bisnis Masa Depan Anda menghadapi Era Globalisasi 2021.

Mesin Income bagi Komunitas

VISASIA Hadir dengan konsep Bisnis terbaru, yang memberdaya Pelaku Usaha dan UMKM demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, adil dan Makmur, untuk Indonesia Raya.

Minggu, 28 September 2014

Apa Saja Yang Terjadi Di Internet Selama 1 Menit???

Foto yang diambil dari intel.com ini menggambarkan apa saja yang terjadi di internet selama 1 menit? Berdasarkan gambar di atas, dapat dilihat bahwa sosial media mentransfer data sebesar 698.800 GB, 6 artikel baru di Wikipedia, 20 korban baru di identitiy theft, 1300 pengguna ponsel baru, 204 juta email terikirim, 47.000 aplikasi yang telah di unduh, $83.000 penjualan yang telah dilakukan di Amazon.com, 100 lebih pengguna baru Linked-in, 61,141 jam durasi musik yang dimainkan di Pandora.com, 20 juta foto yang dilihat, 3.000 foto yang diunggah ke Flickr.com, 100.000 twitt baru yang dikicaukan di Twitter.com, 6 juta orang yang membuka Facebook serta 277.000 login di Facebook.com, 2 juta pencarian di Google.com, dan 1,3 juta video yang telah ditonton di Youtube.com.
Sangat mengagumkan melihat data dan angka diatas. Dengan hanya 1 menit saja banyak sekali aktifitas yang dilakukan di internet terutama sosial media. Ini menggambarkan pengguna internet dunia yang semakin meningkat tiap tahunnya. Di gambar bagian bawah juga ada data yang menggambarkan penggunaan internet. Hari ini alat yang digunakan untuk mengakses internet sama jumlahnya dengan populasi global. Namun di tahun 2015, alat yang digunakan untuk mengakses internet sama dengan 2 kali lipat populasi dunia. Wow sangat mengejutkan, berselang 2 tahun saja penggunaan internet bisa meningkat sangat tajam. Bahkan di tahun 2015 pula, akan dibutuhkan 5 tahun untuk anda para pengguna internet untuk melihat semua video dan gambar yang berada di internet tiap detiknya.

7 Alasan Mengapa Sekarang Saatnya Mendominasi Pasar Online

Berbagai kejadian sekarang di dunia online Indonesia mau tidak mau mengingatkan saya betapa bahagianya tahun 2011. Eurofia menjadi affiliate ClickBank pada saat itu membuat saya memfokuskan pandangan kepada beberapa kejadian besar di Indonesia. Kita tidak akan lupa bagaimana bisnis online lokal, seperti Disdus yang di akuisisi oleh Groupon, atau DealKeren yang disuntik dana dari LivingSocial. Seyakin-yakinnya bahwa dunia internet di Indonesia akan terang-benderang dalam beberapa tahun mendatang karena berbagai transaksi ini.
Belum lagi Kaskus yang digandeng Djarum dan Detik yang diakuisisi oleh Para Group (Trans Corp). Grup-grup perusahaan besar ini tentu saja tidak begitu saja mengambil alih start-up yang ada. Okelah, start-up yang diambil memang sangat seksi, tapi tentu saja pertimbangan bisnis menjadi yang utama.
Dua tahun setelah 2011, tahun ini tepatnya, Multiply ditutup dan Zalora rugi 900 Milyar di tahun 2012. Pemain global ini (Multiply disokong oleh MIH grup dari Afrika Selatan dan Zalora dari Rocket Internet dari Jerman) ternyata ‘bleeding’ di lumbung padi. Pasar internet di Indonesia yang terus berkembang, buat mereka, menjadi seperti gelembung besar. Besar bulatan, tetapi kosong isinya. Walaupun Zalora masih percaya akan bisa ambil profit di tahun 2015, tetapi kerugian ini tidak bisa dibiarkan lama.
Well, kata guru saya, orang optimis selalu memandang setiap kejadian dengan kesempatan. Buat saya, terseok-seoknya pemain besar di bisnis ini dikarenakan kondisi pasar di Indonesia yang berbeda dengan Singapore, Malaysia ataupun India. Globalisasi yang diusung tidak bisa berjalan dengan baik apabila tidak didukung oleh strategi lokalisasi yang mumpuni dan membumi. Indonesia adalah negara yang sangat humble dengan family values yang masih sangat kuat. Ini saatnya untuk bisnis yang kecil (tapi lebih cepat) memakan yang besar (dan lambat). Berikut beberapa hal yang perlu dicermati dari apa yang terjadi :
1. Pemain besar selalu melihat awan, pemain kecil melihat apa yg ada di bumi – Ini asumsi yang sangat umum. Toko online besar melihat market hanya dari data, angka dan statistik. Toko online kecil melihat pasar sebagai manusia, yang punya hati dan perasaan. Perbedaan mendasar ini memunculkan implikasi besar. Data dan angka hanya akan menyederhanakan kondisi segmen pasar yang disasar, termasuk men-generalisasi kondisi psikografis segmen. Toko online besar, seperti lazada, tokopedia, lojai, dll; juga mempunyai jenis konsumen yang terlalu beragam. Tidak fokus. Ini yang membuatnya susah bergerak ketika satu segmen marketnya meredefinisi ulang dirinya. Pemain kecil akan lebih unggul, karena akan bisa lebih personalized pelayanannya. Kesalahan-kesalahan mendasar dalam hal pengiriman barang, pembayaran atau hal teknis lainnya akan bermaafkan oleh pelanggan karena hubungan interpersonal yang dibangun antara pengelola dan pelanggan.
2. Kumpulan kecil bukan berarti satu besar – Toko online sebaiknya menjual satu barang yang memang menjadi spesialisasinya. Parfum, Sabun herbal, Susu kambing atau apapun itu. Sebaiknya tidak menjual barang dengan diversifikasi yang beragam. Biar bagaimanapun juga, menguasai keywords di search engine adalah essensial. Ini berarti, toko kecil akan berusaha matu-matian untuk mempertahankan keywords toko online-nya. Toko besar? Mendatangkan traffic yang targeted menjadi tantangan tersendiri. Ide Multiply untuk mengumpulkan toko-toko kecil masuk ke satu mall bernama Multiply sebetulnya brilian. Tetapi ternyata orang Indonesia lebih menyukai membuka toko kecilnya sendiri, daripada membuka toko di mall yang minim traffic.
3. Yang langsing selalu lebih gesit daripada yang gemuk – Kondisi yang sudah sangat umum. Ini lah mengapa orang ingin menjadi langsing. Ini juga alasannya kenapa dulu Carrefour membeli Alfamart, karena ingin bergerak gesit. Toko online lokal menjadi sangat gesit karena dengan mudah bisa meningkatkan pelayanan, mengganti karyawan atau menggapai pasar baru tanpa perlu rapat direksi atau perdebatan di board room. Sedangkan toko online konglomerat, bisa dibayangkan birokrasi dan tingginya struktur organisasi di dalamnya.

 4. Strategi lokal hanya bisa dipahami oleh orang lokal – Errr..ini tidak bisa dipandang jamak tapi paling tidak merepresentasikan bahwa masyarakat lokal senang dengan hal-hal yang berbau lokal. Merek-merek dunia sudah banyak yang merasakan kehebatan sistem lokalisasi. Banyak yang berhasil, banyak juga yang tersandung. Starbucks, McDonalds, KFC, Pizza Hut bahkan Coca-cola pernah merasakan kedasyatan kekuatan lokal sehingga mereka harus mengganti logo, nama produk atau bahkan kebiasaan global yang tidak bisa diterima oleh pasar lokal.
5. Strategi distribusi yang rumit – Permasalahan ini dikemukakan di TechinAsia ketika mereka mengumpulkan juragan toko online besar di Indonesia. Jakarta dan kota besar barangkali bukan masalah. Tetapi Indonesia mempunyai lebih dari 17.000 pulau. Untuk produk-produk yang logistic intensive, seperti kosmetik, baju, elektronik, dll ini memerlukan perhatian khusus dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Bukan hanya memastikan barang akan diterima oleh konsumen, tetapi juga harus dipastikan barangnya diterima dengan kondisi yang utuh dan tepat waktu. Beberapa pemain dunia menganggap jasa kurir di Indonesia tidak cukup banyak untuk memberikan pilihan bagi mereka untuk bekerjasama (kita semua tahu ini). Permasalahan lainnya adalah, perusahaan distribusi (baca: kurir) juga menerapkan tarif yang tinggi. Bahkan, tertinggi di ASEAN. Menyedihkan bukan?
6. Mall online = investasi jangka panjang, toko online = investasi jangka pendek. Ini jelas. Makanya jangan memulai dengan sesuatu yang besar. Mulai saja dengan hal yang kecil. Kalau punya tetangga yang membuat sepatu, coba jualan sepatu online. Fokus. Bahkan, sepatu masih bisa dibagi lagi niche nya. Coba jangan jualan segala jenis sepatu, tetapi sepatu wanita misalnya, atau bahkan sepatu olahraga. Investasi pemain kecil di toko online, dengan tanpa kegiatan produksi, tidaklah begitu besar. Otomatis kegiatan yang dilakukan hanyalah melakukan promosi online dengan fasilitas yang ada. Return On Investment ( ROI) mall online besar harus di strech sepanjang-panjangnya, sembari menanti pasar betul-betul matang. Ini seperti kalau kita goreng telur saja. Pasar toko online kecil sudah matang terlebih dahulu karena berada di pinggir, sedangkan mall online harus menunggu seluruh telur matang. Lama.
7. Trust, gampang diucapkan, susah diterapkan – Problem terbesar adalah masalah payment gateway. Walaupun bank sudah mulai membuka diri dengan permasalahan ini, tetapi kondisinya belum maksimal. Masyarakatnya sudah siap bayar, tapi saluran pembayarannya masih tersendat. Toko online kecil akan bisa mengatasi ini karena kepercayaan yang sudah dibangun lama. Barang kirim dulupun gak ada masalah kalau memang sudah pelanggan lama. Toko online besar? Boro-boro.
Jadi, sekarang adalah saat yang tepat untuk mendigitalisasi toko online, atau mempertajam pasar dari toko online yang sudah anda punyai. Pada saat pemain besar sedang ketar-ketir karena rilis multiply dan zalora, ini saatnya pemain lokal melaju kencang. Setuju?

Manusia Diciptakan Untuk Sukses...SUMPAH..Tidak Bohong..!!

Manusia lahir kedunia bersama paket kesuksesannya masing-masing, banyak orang yang menyangka sukses itu suatu yang luar biasa, didapatkan dengan cara yang tidak biasa, lewat proses yang rumit dan njelimet. Padahal sukses itu hanya butuh sedikit ilmu dan sedikit usaha untuk bisa mendapatkannya. 
Suatu hari ada seorang kakek renta yang hidup sebatang kara disebuah pulau ditengah-tengah laut. Pulau itu terkenal dengan kesuburannya, sang kakek juga adalah orang yang gemar beribadah, sepanjang hidupnya dia pergunakan untuk bekerja dan beribadah. 
Suatu hari turunlah hujan yang begitu lebat, sehingga terendamlah sebagian pulau tersebut, sang kakek lantas berdoa “ Tuhan, saya percaya Engkau sayang kepadaku, Engkau tidak akan menenggelamkan aku dan orang-orang di pulau ini.” 
Tetapi hujan tidak juga lekas reda, malah semakin deras, beberapa jam kemudian air bah mulai menenggelamkan setengah lebih pulau itu, sehingga banyak orang-orang yang meninggalkan rumah, dan harta bendanya untuk pergi mengungsi di pulau lain yang lebih aman. Orang-orang banyak menawarkan kepada kakek untuk juga ikut serta mengungsi, tapi sang kakek tidak mau. Dia masih percaya, bahwa Tuhan sayang kepadanya dan akan menolongnya. Para relawan berdatangan untuk memberikan pertolongan dengan perahu karet, untuk menolong sang kakek, tetap saja kakek tidak bergeming, dan tetap  menolak ajakan dari para relawan. Tak berselang lama air bah telah menenggelamkan pulau tersebut, kemudian sang kakek, kebingungan dan menaiki genting rumahnya, dan terus berdoa. “ Tuhan, tolonglah aku…selamatkanlah aku, aku percaya Engkau sayang kepadaku.” Kemudian datanglah helicopter dari tim sar, guna menyisir kalau-kalau masih ada warga yang ketinggalan di pulau tersebut. Lalu tim sar menemukan kakek tersebut, dan melemparkan tali seraya berkata “ ayo, kek, cepat, kakek tinggal sendiri disini, pulau sebentar lagi akan tenggelam. 
Tetapi apa jawab sang kakek, “ Tidak, saya tetap tidak mau, saya percaya Tuhan sayang kepada saya, Dia akan menolong saya. “ 
Singkat cerita kakek itu meninggal tenggelam. Lalu di akhirat, kakek bertemu dengan malaikat. “Malaikat, katanya Tuhan sayang kepada saya, kenapa Dia membiarkan saya tenggelam?” Apa jawab sang malaikat, “ Nggak menolong gimana, pertama kita sudah mengajak lewat orang-orang, kemudian menawarkan perahu karet, lalu yang terakhir menurunkan helicopter untuk menolongmu, lha kamu nggak mau… Tuhan kira, kamu mau mati.”
Dari Ilusttrasi diatas menggambarkan kesuksesan tidak dihadiahkan lewat kejadian yang luar biasa, dan lewat perjuangan yang luar biasa, hanya sedikit ilmu dan kemauan agar semuanya menjadi lebih mudah.
Bukti paling nyata adalah, hadirnya Kita adalah satu dari 200 juta lebih sel sperma Ayah yang sukses, dan bertahan untuk bisa sampai di rahim Ibu kita. Artinya dari awal kita memang sudah dipersiapkan oleh Tuhan untuk menjadi seorang pemenang, dan sukses didunia. 
Hanya terkadang kita selalu beranggapan bahwa sukses itu selalu diukur dengan materi dan kemewahan yang melimpah. Sukses menjadi pribadi yang paling bermanfaat. Menjadi anak yang berbakti, menjadi Ayah yang tanggung jawab, menjadi Ibu yang penyanyang, adalah bagian dari paket kesuksesan hidup itu sendiri.
Jadilah Orang yang Sukses dengan Apapun keadaan yang kita hadapi sekarang ini.

Visasa Entrepreneur Community


“Visasia Entrepreneur Community“ (VISEC) merupakan lembaga yang didalamnya terhimpun orang-orang yang memfokuskan kegiatannya pada pengembangan Komunitas Bisnis berbasis teknologi internet.Sistem Pengembangan VISEC dilakukan dengan mengkombinasikan 3 Hal utama yakni :
 
PENDIDIKAN (Edukasi & Training)
INTERNET (Tool / Alat Bantu) 
TEAM WORK (Community Development)

“Visasia Entrepreneur Community “(VISEC)  berdiri pada tanggal  09 September 2014, dan saat ini strategi awal yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang disebut Affiliasi (perekrutan) Calon anggota/ partisipan melalui beberapa kegiatan rutin yang menjadi program kerja VISEC.
“ Visasia Entrepreneur Community “ (VISEC) berusaha membangun kerjasama strategis dengan pihak-pihak penyedia layanan jasa informasi dan layanan pengembangan SDM sebagai bentuk upaya perluasan (diversifikasi) dan pengembangan bidang keahlian untuk para partisipan maupun anggota resminya. Konsep VISEC  merupakan terobosan baru dalam model pengembangan suatu organisasi dan wahana komunitas.
“ Visasia Entrepreneur Community “ (VISEC) bukan sebuah perusahaan / koperasi /Bank / Lembaga Keuangan, tapi merupakan sebuah komunitas yang menjadi wadah bagi siapapun yang siap berpartisipasi untuk saling membantu melalui program donasi komunitas sebagai prasyarat utama sebelum menjadi anggota resmi komunitas.
“ Visasia Entrepreneur Community “ (VISEC) bertujuan mengangkat kesejahteraan setiap orang  yang punya Cita-cita untuk menjadi Orang yang Sukses secara Financial melalui  Wahana Komunitas.



Jumat, 26 September 2014

Marah & Putus Asa


Alkisah, seekor ular memasuki gudang tempat kerja tukang kayu di sore hari. Kebiasaan si tukang kayu, membiarkan sebagian peralatan kerjanya masih berserakan dan tidak merapikannya.
Nah ketika ular itu berjalan kesana kemari di dalam gudang, tanpa sengaja ia merayap di atas gergaji.
Tajamnya mata gergaji, menyebabkan perut ular terluka. Tapi ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali. Serangan itu menyebabkan luka parah di bagian mulutnya.
Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan musuhnya. Ia pun membelit kuat gergaji itu. Maka tubuhnya terluka amat parah dan akhirnya ia pun mati..

Kadangkala, di saat kita marah, kita ingin melukai orang lain. Tapi sesungguhnya tanpa disadari, yang dilukai adalah diri kita sendiri.

Mengapa? Karena perkataan dan perbuatan di saat marah adalah perkataan dan perbuatan yang biasanya akan kita sesali di kemudian hari..

Filosofi Matematika





Pernah nggak Anda berpikir…
1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS?
2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya
PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS?
3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS?

Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH

1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
+ x + = +
2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya :
+ x – = -
– x + = -
3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
– x – = +

Pelajaran matematika ternyata sarat makna, yang bisa kita ambil sebagai pelajaran hidup.